Kini, dia mengajariku..
Kini, dia mengajariku untuk bersyukur
Bersyukur bahwa kehadirannya adalah anugerah tak terkira, bersyukur bahwa kesehatannya, kesempurnaan fisiknya adalah hadiah terindah dari Nya.
Kini, dia mengajariku untuk bersabar
karena dia tidak begitu saja terlahir menjadi wanita cerdas, tangguh dan sholehah. Tapi dia berawal dari bayi kecil tak berdaya..
Kini, dia mengajariku untuk tenang
Dia hanyalah makhluk kecil yang polos. Tapi juga ratu kecil yang manja. Biarkan dia merajuk, menangis, tertawa, karena semua adalah proses belajarnya..
Kini, dia mengajariku untuk kuat
dia menggantungkan semua padaku, melakukan semuanya, bahkan bagian dari dirikulah yang membuatnya bertambah gemuk dan besar.. aku kuat maka begitupun ia..
Kini dia mengajariku untuk ikhlas
meski kadang raga lelah, mengantuk, tapi tidak ada waktu untuk mengeluh. biarkan lelah-lelah itu menjadi pemberat amal, biarkan Allah menggantinya dengan kenikmatan surga yang kekal, dan inilah saat yang tepat untuk menggapai pahala sebanyak-banyaknya..
terimakasih, anakku.. kau mengajariku banyak hal..
*menulis, sambil memandangi wajahnya yang lelap.. damainya…
Posted on Desember 5, 2011, in hanya ingin berbagi and tagged anak, bayi, haniya, kartun ibu anak muslim. Bookmark the permalink. 9 Komentar.










Mantabbbb…..
wokey…
Romantis sekali,….
Btw, de’Sonia belum pernah niy bikin yang kayak ginian buat suaminya di blog ini,…
kalo haniya kan belum bisa komentar… kalo suami kan uda bisa komentar.. hihi kan malu
haha mosok mas harbun meri karo anake dewe
hehe ini aja baru satu anaknya
12 Aku tahu bahwa untuk mereka tak ada yang lebih baik dari pada bersuka suka dan menikmati kesenangan dalam hidup mereka.
like thisss!! udah lama ga buka2 blog sendiri juga blog kamu..hehe..udah byk aja tulisannya say…kerennn!!!!
iya mb….. lg seneng nuliis.. hehe.. mb juga, semangat menulis!