Arsip Blog

UUPornografi : akhirnya kita dilindungi

Secercah harapan kembali terbit. Sebuah undang-undang yang saya pikir ibarat payung yang melindungi segenap kaum perempuan di pelosok negri dari panas nya hawa dunia yang dapat ‘menghitamkan’ kulit mereka.

Undang-undang ini real. Perempuan, kaum yang selama ini seringkali hanya dijadikan ‘objek’, tak bernilai (karena sering nilainya kalah hanya dengan mobil mewah, parfum pria dewasa, sabun mandi, dll) yang omset royalti pemilik produk sangat jauh lebih besar dibanding omset perempuan pelaris produk tersebut. Miris. Harga sebuah keindahan yang Allah berikan pada dia kalah saing dengan produk barang-barang yang dia iklankan.

Saya tertawa saja saat melihat di berbagai infotainment, ‘objek perlindungan’ tersebut merasa tidak sepakat dengan UU Pornografi. Ah.. betapa sempit pemikiran mereka, saat penghargaan atas diri mereka hanya cukup dengan pujian ‘kamu cantik, deh’, atau’ kamu seksi, deh’, atau juga ‘mau nggak sama saya’.. aduh… kok bisa-bisanya bangga ya? Read the rest of this entry

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 30 pengikut lainnya.