Aku Rindu Kalian

17 Jul

Presidium versi kartun

Kembali memflashback saat-saat itu. rasanya rindu.. sekali.

Meskipun diawali dengan proses penyesuaian yang lumayan berat. Sempat mendapatkan protes keras dari akhwat-akhwat dan pejabat kampus karena posisi sekjend akhwat dicap ‘bermasalah’ lah, kultur univ yang dirasa tidak cocok di fakultas, dicap sebagai Perdana Mentri, dimarahi karena terlalu menuntut pada angkatan 2003, mengeluhkan ritme kerja yang lambat.. tapi itulah bumbu yang menambah nikmat sebuah perjuangan. Akhirnya aku menemukan keluarga yang bisa untuk kubanggakan pada orang lain. Bagaimana kami menanggapi masalah, bagaimana kami menemukan kehangatan yang tulus dari saudara yang lain, keceriaan, kenyamanan….

Menyelami sebuah proses memang menarik. Kadang kita akan merasakan kelebihan saat kita tidak memilikinya lagi. Kata seorang al-akh, “Anti akan smakin menemukan makna keluarga itu ketika sudah tidak membersamai mereka lagi” dan itu memang benar. Tepat sekali. Akankah itu juga akan kualami sekarang? hmm… mudah2 an.

Sebuah perbaikan memang tidak mudah, ya. Perlu perjuangan dan pengorbanan. Kadang aku mencoba mengingat ingat, apa saja yang pernah aku korbankan saat itu? kok ternyata lupa semua ketika sekarang aku merasakan upah manis dari sebuah pengorbanan.

Sekarang, mereka berada di dunia mereka masing-masing. Ada yang sudah lulus, ada yang masih kuliah, ada yang sedang berusaha menamatkan kuliah.. Tapi memang, yang masih bertahan untuk menjadi ‘street fighter’ cuma aku. yang lain.. mungkin punya pertimbangan sendiri untuk melanjutkan amanahnya. Tapi yang jelas, tidak ada yang merasa menyesal pernah menjadi bagian dari sebuah ‘perjalanan’ singkat, tapi bermakna. BEM FMIPA UNS 2007. Aku rindu kalian….

3 Tanggapan to “Aku Rindu Kalian”

  1. agus cuprit Juli 30, 2008 pada 4:34 am #

    mana tulisan barunya? terlalu sibuk dengan cuap2 di dunia nyata? kadang dengan nulis di blog dapat meluluhkan esmosimu, lho…

  2. srondeng asli Agustus 17, 2008 pada 9:52 am #

    perjuangan itu akan tetap terkenang. awal bagiku untuk lebih ngerti apa itu siyasi. lingkup kecil, komunitas aneh, keluarga kecil, keluarga cemara, keluarga BEM tercinta. HIDUP MAHASISWA!!. tetap kunantikan kontribusi kalian diranah nyata bernama masyarakat. jangan biarkan jiwamu mati suri

  3. Puji K September 7, 2008 pada 10:23 am #

    Inti dari hidup yang kumaknai adalah ibadah sebagai hamba ALLAH ” tidaklah aku ( ALLAH ) ciptakan Jin dan manusia hanyalah untuk beribadah ” dan memberi untuk yang lain ” Sebaik-baik manusia adalah yang memberikan kemanfaatan pada yang lain “. Kemanisan dan keindahan yang kita rasakan setelah berkorban itulah salah satu yang bisa kita rasakan.
    Setiap manusia punya jalannya masing-masing yang telah ditakdirkan ALLAH, manusia berhak merencanakan tetapi yang memutuskan hanyalah ALLAH. Maknailah bahwa hidup kita adalah ” Hari Ini ” bukanlah kemarin yang mungkin menyisakan dosa dan besok yang kita rencanakan namun belum tentu kita menemuinya.
    Selamat Berjuang, hanya doa yang mungkin saat sekarang ini dapat ku persembahkan bagi sahabat-sahabat semua untuk bisa menjalani Hidup penuh makna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: