UUPornografi : akhirnya kita dilindungi

17 Nov

Secercah harapan kembali terbit. Sebuah undang-undang yang saya pikir ibarat payung yang melindungi segenap kaum perempuan di pelosok negri dari panas nya hawa dunia yang dapat ‘menghitamkan’ kulit mereka.

Undang-undang ini real. Perempuan, kaum yang selama ini seringkali hanya dijadikan ‘objek’, tak bernilai (karena sering nilainya kalah hanya dengan mobil mewah, parfum pria dewasa, sabun mandi, dll) yang omset royalti pemilik produk sangat jauh lebih besar dibanding omset perempuan pelaris produk tersebut. Miris. Harga sebuah keindahan yang Allah berikan pada dia kalah saing dengan produk barang-barang yang dia iklankan.

Saya tertawa saja saat melihat di berbagai infotainment, ‘objek perlindungan’ tersebut merasa tidak sepakat dengan UU Pornografi. Ah.. betapa sempit pemikiran mereka, saat penghargaan atas diri mereka hanya cukup dengan pujian ‘kamu cantik, deh’, atau’ kamu seksi, deh’, atau juga ‘mau nggak sama saya’.. aduh… kok bisa-bisanya bangga ya?

Padahal jelas, undang-undang ini akan melengkapkan keindahan mereka, dan bahwa keindahan itu hanya menjadi hak orang-orang spesial, yang dalam al-quran pun Allah sudah memastikan baginya siapa saja yang berhak.

Kebebasan berekspresi? membatasi kreatifitas? mematikan cita rasa seni? saya sih malah menyebutnya : mengobral diri, mengakui bahwa tidak ada potensi kreatifitas yang lain pada dia, menghancurkan persepsi tentang seni..

Jadi kesimpulan saya, Bagi para wanita yang masih ingin berharga, dan dihargai : DUKUNG dan SUKSEKSAN UUP!

* tuh sudah saya ralat, pembaca…*

9 Tanggapan to “UUPornografi : akhirnya kita dilindungi”

  1. deeast November 17, 2008 pada 2:53 pm #

    hehe,,,iya kta slalu b’doa u/ ka2ku cpt lu2z meski sedih,
    mmg hrz spt ini alurnya, kta paham ko mba…
    ttg “UU APP”, sya dukung.
    seni bukan tameng u/ menghalalkan yg shrsnya mjd keindahan rahasia wnta….(bhs sya) “just 4 my husband”

    kpn y mba acara kmpl2 sma ibu2, inginnya mgkn u/ yg t’akhir.
    meski sbnrnya, tdk b’hrp bnr2 yg t’akhr.
    heehe,

  2. arief adi nugroho November 18, 2008 pada 6:02 pm #

    umm… yah, memang kita sudah mengalami pergeseran “kebudayaan” sih mbak (kata ilmu ISBD). yang seharusnya malu malah bangga. kaya’ itu tuh… yang nggak sepakat sama UU APP…
    Eh, mbak, ketoke UU Anti Pornografi doang deh, mank pornoaksi juga tercantum?
    Oya. blognya mbak son tak link ya…
    syukron.

  3. sabiq al iman November 19, 2008 pada 9:18 am #

    bukan UU APP (Anti Pornografi dan Pornoaksi) atau UU AP (Anti Pornografi)…akan tetapi UUP (Undang-Undang) Pornografi….banyak yang dipotong..baik redaksi maupun substansinya…terlepas dari itu, minimal ada regulasi yang mengatur keberadaan semua hal yang berbau porno demi anak bangsa yang ingin merdeka dan bermartabat ….

  4. Nunik November 19, 2008 pada 11:40 am #

    Mba son.. Sgera ganti uu app jd UUP, UU Pornografi. Nnt multitafsir dn mnylahi prosedur hukum..
    *bngkit nih rasa kehukumanny*🙂

  5. Sonia Atika November 21, 2008 pada 8:00 am #

    @ Diaz
    amin… doakan ya dek, mb bisa melalui tahapan yang baru ini. ternyata bikin shock juga nih.kaget.
    sepakat, hanya untuk yang halal bagi kita…
    oke… mbak pengen kumpul ibu2 segera! yukz.

    @ arif adi
    iya, urat malu putus.. yang harusnya gak malu jadi malah malu (kayak menjaga adab pergaulan, dsb) Ok, blogmu juga tak link deh..

    @ akh sabiq
    Ok, akh, syukron, sdh tak ganti…
    ya minimal ada yang ngatur lah akh..

    @ nunik
    ya nunik…. dah mulai sadar hukum..

  6. hidayat November 21, 2008 pada 6:48 pm #

    mang sonia belum ada yang melindungi???
    salam sang pencari ketenangan

  7. rudist November 25, 2008 pada 10:34 pm #

    sepakat mbak…yapi kontens uu kalo bisa ditampilkan biar orang juga pada tau yang diperbincangkan…ok

  8. Sonia Atika Desember 2, 2008 pada 8:54 am #

    @ hidayat
    melindungi gimana maksudnya mas?

    @ rudist
    ya, minta tolong rudi aja deh..🙂

  9. asri Desember 25, 2008 pada 5:03 pm #

    pokoknya saya juga setuju😉

    salam kenal ukh ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: