Parade Caleg

12 Des

Pemandangan Solo beberapa waktu ini cukup ramai. Wajah-wajah asing bertebaran menghiasi angkutan umum, bus, baliho, poster, stiker, spanduk, media massa. Barangkali memang masa-masa kampanye partai cukup dimanfaatkan para caleg tersebut untuk memperkenalkan diri. Mereka memiliki jargon serta ‘image building’ yang berbeda. Tapi pertanyaannya, cukupkah gambar-gambar plus jargon tersebut membuat orang tertarik memilih mereka?Saya kurang yakin.

Apabila kita mencoba memahami bahwa keberadaan seorang calon legislatif  ke depan adalah sebagai wakil rakyat, orang yang akan duduk di kursi DPR maupun DPRD. Artinya, beliau beliau inilah yang akan menggantikan posisi anggota legislatif yang sekarang. Bursa Caleg yang sekarang berkembang bagi saya cukup menarik untuk diikuti. Saya kurang tau apakah setiap partai politik memiliki standard yang ‘layak’ untuk menjadikan seseorang sebagai Caleg. Sebab, yang saya lihat pada baliho maupun media yang menampilkan sosok Caleg Partai Politik tidak ada informasi apapun yang dapat saya serap sebagai sebuah ‘pemantapan’ untuk saya memilih beliau.

Bahkan ada yang menyandingkan nama panggilan di samping nama lengkap Caleg tersebut yang membuat saya bertanya-tanya “Memangnya penting ya kita tau nama panggilan dia???” Malahan saya melihatnya tak ubahnya iklan warung Mie Ayam atau Warung Bakso yang sering kita lihat di sepanjang jalan. Aneh.

Atau barangkali ini adalah sebuah langkah yang mungkin ‘menyesuaikan selera pasar’. Tapi saya justru menyayangkan hal yang seperti ini. Masyarakat selalu disuguhi iklan-iklan politik yang ‘selera pasar’ tadi, yang justru tidak membuat ‘selera’ nya berkembang. Jadi semacam seperti pembodohan persepsi yang berlarut-larut.

Saya berharap ada satu strategi marketing yang lebih mencerdaskan bagi kita untuk dapat membuat masyarakat benar-benar ‘mempercayakan’ kursi DPR tersebut pada beliau beliaunya. Bukan berarti saya meragukan kompetensi partai politik untuk menyeleksi para Calegnya. Akan tetapi lebih kepada sebuah pendidikan politik bagi masyarakat serta mungkin Caleg tersebut untuk dapat benar-benar yakin ketika dinobatkan sebuah gelar penuh harapan untuk sebuah perbaikan.

Dan gelar itu adalah : ‘WAKIL RAKYAT’

Satu Tanggapan to “Parade Caleg”

  1. catur Desember 20, 2008 pada 1:20 am #

    … yang pasti banyaknya produksi poster caleg bisa menambah rezeki sebagian orang… (termasuk saya dapat ganti uang desain 😀 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: