Rindu itu…

15 Des

Saya bukan sedang membicarakan orang. Tapi, sedang merenungi makna kata ini. Saya pernah menulis tentang kerinduan saya terhadap lembaga saya yang lama, karena tiba-tiba saja saya teringat. Akhirnya, tulisan itu pun mengalun begitu saja.
Kemudian sekarang, saya baru saja selesai membaca beberapa tulisan. dan ternyata iramanya sama, kerinduan. Saking penasarannya dengan kata itu, saya sampai mencarinya di kamus bahasa Indonesia. Ternyata menurut kamus, rindu memiliki arti ‘sangat ingin dan berharap benar thd sesuatu’, atau ‘memiliki keinginan yg kuat untuk bertemu’ (sampai-sampai saya mengkopi pastenya, takut salah.🙂 )
Anda pilih yang mana? ya dua-duanya tidak masalah. Karena benar semua kok.
Cuman, mungkin yang lebih populer adalah yang nomor dua. Hmm.. nampaknya inilah yang sedang menjangkiti beberapa orang di sekitar saya (berat untuk mengakui bahwa saya juga. hehehe😀 )
Setiap HP saya dikunjungi SMS-SMS kerinduan, rasanya selalu saja ada perasaan mencekat yang menghampiri. Entahlah. Di satu sisi senang, bahwa ada yang ‘memiliki keinginan yg kuat untuk bertemu saya’, tapi di sisi lain saya merasa bersalah..
Tapi, obat rindu itu apa harus bertemu? sepertinya tidak. Bisa jadi bertemu hanya akan membuat kita kehilangan makna rindu… dan saya yakin, merindukan itu tidak mesti bertemu tapi hanya sekedar rindu. Itu saja.

(Afwan, saya menulis sesuatu yang tidak penting ya? hehehe..🙂 )

7 Tanggapan to “Rindu itu…”

  1. sabiq al iman Desember 16, 2008 pada 12:47 am #

    wah kerinduan…sama seperti kerinduan untuk bisa berkunjung ke surakarta…hehee

  2. nunik Desember 17, 2008 pada 6:38 am #

    sepakat. kerinduan akan mempunyai sebuah nilai yang tidak bisa dituliskan kata2 jika kerinduan itu ttp kerinduan.. kalo uda ketemu kan kangennya uda ilang mba… so, nikmatiolah indahnya sebiuah kerinduan………

  3. s H a Desember 18, 2008 pada 12:03 pm #

    Hihihi. . . . rindu a.k.a. kangen. Susyah ahh😀
    Pa kabar mba Son?

  4. chaessar Desember 22, 2008 pada 2:51 am #

    kak son…
    kayaknya aku ngrti dan tahu prasaan kak son sekarang…
    kalu memang rindu, atau kangen istilahnya,,,
    BERTEMU saja, karna hanya itu obatnya….

    karna, kalau belum bertemu penyakit rindu itupun blm bisa sembuh…

    atau…cari obat pengganti bertemu, dengan membuat dunia baru, dan lupakan dunia lama kemarin…

    semangattttttttttttt

  5. Sonia Atika Desember 23, 2008 pada 6:14 am #

    @ sabiq al iman
    waah… ya udah akh, antum kapan ke surakarta?
    @ nunik
    intinya, mending ga usah ketemu, gitu, nun?
    @ sHa
    kabar mb baik………
    @ chaessar
    kayaknya kak son sepakat usul k dua, de.. tapi nggak mau lupa..🙂
    semangat juga….!!

  6. HAMMAM ABDILLAH Desember 23, 2008 pada 5:57 pm #

    Iya, kadang bertemu hanya akan menghilangkan makna kerinduan..
    Tapi, jadi repot juga ya.. Bertemu salah, gak ketemu juga salah..
    hehe…😕

  7. Ganda qibil November 11, 2009 pada 7:55 am #

    Gi mana sich cra menghilangkhan k’rinduan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: