Manusia Aneh

23 Jan

Suatu kali Rasulullaah SAW pernah bersabda, ‘Berbahagialah al-ghuraba, berbahagialah orang yang aneh ini.’
Siapa sih orang aneh di sini? Yaitu orang-orang yang  mencoba menimbulkan perbaikan ketika manusia sudah rusak. Mereka itu adalah al-insaan, manusia-manusia yang saleh, yang jumlahnya sedikit, di tengah-tengah manusia yang durhaka kepada Allah SWT.

‘Islam mulai dengan aneh, dan kembali lagi dengan aneh seperti permulaannya. Berbahagialah orang-orang yang aneh itu!’, bunyi sebuah hadits dari Ibnu Qayyim Al Jauziyah.

Benar sekali. Cerita-cerita tentang nabi maupun siroh yang sering kita dengar, bahwa permulaan adanya nabi adalah perlunya ’orang-orang aneh’ yang dijadikan pembawa pesan kebaikan, pesan bahwa kejahiliyahan yang sedang melanda umat kebanyakan adalah tidak benar.

Ya jelas dia aneh, karena saat yang lain berlomba dengan kemaksitan, yang lain berlomba dengan dunia, dia membawa berita serta ajaran yang sangat berlawanan dengan yang selama ini dijalankan.

Al-Ghuraba biasanya muncul di luar arus kebiasaan. Mereka mengatakan dengan benar apa yang benar, dan menegaskan yang salah apa yang salah, tanpa takut resiko menghadang. Ketika banyak manusia kehilangan identitasnya, mereka menunjukkannya. Ketika banyak manusia tidak memiliki pedoman, pribadi al-ghuraba menunjukkan tuntunan yang jelas.

Kalau semuanya ditarik ke jaman sekarang, kadang orang tidak berharap menjadi manusia yang menentang arus hanya karena mengamankan posisi atau kedudukan kemanusiaan dia. Pemikiran bahwa beban sosial yang akan dia hadapi membuat dia enggan untuk ’berbeda’.

Padahal Rasulullah jelas-jelas mengatakan dalam sabdanya

‘Mereka menghidupkan kembali sunnahku setelah sunnahku dimatikan oleh manusia. Mereka mengisi apa yang hilang; mereka melengkapi apa yang ganjil; mereka memenuhi apa yang kosong.’

Mereka itulah generasi Ghuraba, generasi terasing, generasi yang rela untuk menjadi aneh, demi sesuatu yang belum nampak di mata.

Beruntung sekali ya para ghuraba itu. Subhanallah..

2 Tanggapan to “Manusia Aneh”

  1. Zali Januari 24, 2009 pada 7:34 am #

    Iya, ternyata kondisi umat yang seperti sekarang ini, ketika ada yang menyampaikan kebaikan maka orang tersebut dianggab aneh dan apa yang dikatakannya dianggab tabu. Semoga kondisi umat sekarang bisa segera berubah dan ISLAM menjadi JAYA lagi.
    ALLOHU AKBAR……

  2. ahmad Mei 24, 2009 pada 10:44 am #

    manusia aneh……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: