Motor Perjuangan!

20 Feb

sabar.. sabar… itu kata yang selalu saya dengungkan dalam hati. Yup, iseng saya ingin menumpahkan sedikit kegundahan, biar lega… Motor tercinta saya si Siti (yang kata orang lebih terkenal dari yang punya) mulai berulah lagi. Detik ini, dia tak tinggal di perpus pusat. Kenapa? biasa…. mogok lagiii.. ke tak terhitung kalinya. Barangkali kalau dimungkinkan masuk Museum Rekor Indonesia kategori motor yang mogok terbanyak, Siti menang!

Biarlah, jelek-jelek begitu, kita tetap harus beryukur, kan… tidak semua orang beruntung punya motor, tidak semua orang bisa beli motor, tidak semua orang bisa naik motor!

tetap harus diyukuri.. jelek-jelek begitu, dia menemani saya dengan setia kemana-mana. (paling jauh adalah ke Bantul, jogja! -ini mah nekat-) terakhir dia saya ajak jalan-jalan ke Baron, ke pantai, dan pulangnya hujan super deras, melewati sekian kubangan, dan dia lolos! subhanallah,, luar biasa si Siti.Dia juga sudah menemani perjuangan saya empat tahun. Beribu kilo dia lalui, berjuta tempat dia singgahi.. (jadi kangen si Siti T_T), dia menemani saya ke kampus, ngantor, ngelesi, tugas dinas ke luar kota… ah… Siti tercinta…

Orang-orang yang melihat saya istiqomah menaikinya, pasti bertanya : “Siti kapan pensiun Son?” saya jawab saja “kalo saya sudah kaya!” tapi kurang tau juga sih itu kapan. Kan saya niatnya mau hidup sederhana.. Mungkin pertanyaan tadi juga realistis, karena motor Cina yang lain seumuran dia sudah almarhum semua. Hanya tinggal si Siti yang berjaya. Kata orang ini keterlaluan ngeyelnya. Yah, mau gimana lagi.. Semoga, Siti yang saya tinggal di perpus pusat baik-baik saja. Dan pertolongan segera datang.. amin….

2 Tanggapan to “Motor Perjuangan!”

  1. yudo13 Maret 3, 2009 pada 2:21 am #

    sebenarnya nenes juga ya!
    tapi gmn lg lha wong akhwat itu sama motor itu ndak ada perhatian sama sekali, kalo butuh waton pancal saja, giliran motor ngambek baru diopname di”Rumah Sakit”
    Mbok yang “Care” dikit tho sama motor, minimal ndak nyusahin ikhwan pas lagi motornya nambek cos ada juga lho yang suka nyusahin ikhwan pas motornya ngambek, so pasti ikhwannya bukan ana, he…3X!

  2. Sonia Atika Maret 3, 2009 pada 2:05 pm #

    enak aja! afwan ya, list ikhwan itu di daftar terakhir saya untuk minta tolong. (walaupun jatohnya saya minta tolong ikhwan, tapi ikhwan itu ya bapak tukang bengkel itu)
    jadi, statement antum tidak cocok buat saya.. !
    nyusahin ikhwan? no… way

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: