Menjadi Mak Comblang, Kenapa Tidak?

19 Mei

Bahagia, rasanya. Akhir-akhir ini mendengar beberapa kawan mulai beranjak meninggalkan masa lajang mereka. Alhamdulillah. Akhirnya fase penting akan mereka lalui juga.

Dan yang lebih membahagiakan lagi, ada dari mereka memang sengaja saya kenalkan. haha… mak comblang, ceritanya🙂 . Baguslah. Meski saya yakin, dan saya percaya, tanpa saya kenalkan pun, jikalau mereka memang berjodoh, pasti juga akan dipertemukan. Entah kenal sendiri, atau dari orang lain. Tapi lumayan, lah, bisa menjadi ikhtiar dari pertemuan penting mereka.

Awalnya dua sahabat saya ini ‘secara iseng’ saya perkenalkan. Iseng bukan, ya? tapi, suatu peristiwa di kamar saya yang imut di Solo, ketika itu saya sedang online, dan chating dengan si akhwat. Pembicaraan standar. Provokasi dari yang sudah menikah, pada yang belum menikah. hehehe.. dan jujur ini memang hobi saya. Sebab, saya yakin mereka itu, yang lajang itu butuh motivasi untuk melangkah. Apalagi kawan akhwat saya satu ini. Yang terkenal super cuek.

Saat sedang asyiknya berchat-chat ria, datanglah sebuah SMS mendarat di HP saya.. “Bismillah… Son, kalau ada teman akhwat yang sudah siap menikah, minta tolong dikenalkan ya. Semoga ini bisa jadi ikhtiar untuk menuju niat baik itu.”  Aha! saya pikir, kenapa tidak? kenapa harus jauh-jauh searching teman akhwat yang mau dikenalkan kalau saat ini saya berada di tengah-tengah dua orang yang memenuhi syarat untuk dipertemukan.

Sama-sama lajang, ingin menikah dan siap menikah, lulusan sarjana, sudah sama-sama bekerja, domisili kota juga tidak terlalu jauh. Klaten dan Solo.

Hm… singkat cerita, saat itu juga saya melakukan komunikasi dua arah. Mendeskripsikan masing-masing ke dua belah pihak. Dengan kalimat provokatif yang saya gencarkan “Sudah, dicoba saja, ini kan ikhtiar, bukan hasil akhir,.. Just follow your heart.. aku sama sekali tidak mempengaruhi apapun keputusanmu..

dan, ting! meski termasuk rumit dan berbelit-belit karena setelah itu proses saya serahkan pada guru ngaji masing-masing, pada akhirnya saya mendapat kabar kalau segera melakukan pertemuan dua keluarga, dan akhir Juni tahun ini menjadi tanggal pilihan dari pertemuan itu.

Sekali lagi, alhamdulillah…. ikut senang juga. Pasti mereka saat ini sedang bahagia sekali… (sambil mengingat-ingat ketika saya juga hampir menikah, yang akhirnya menghasilkan tulisan ‘Torehan Kata‘, yang ditulis dengan luar biasa berbunga-bunga).. hihihi….😛

Insya Allah, semoga ini menjadi ladang amal bagi saya, dan menginspirasi teman-teman lain yang sudah menemukan belahan jiwanya juga untuk membantu ikhtiar kawan-kawan kita yang lain yang masih lajang.

Kalau bisa mempermudahnya, kenapa harus mempersulit? Biarkan kita menjadi perantara, dan Allah menjadi penentunya.

Pahalanya luar biasa, insya Allah…🙂

Dan Saat Dua Menjadi Satu..

9 Tanggapan to “Menjadi Mak Comblang, Kenapa Tidak?”

  1. nunik Mei 25, 2011 pada 9:16 am #

    ho.ho..mba son2.. Trnyata puny profesi baru.
    Mb gmn kbrnya,sehat? Adaptasi di jeddah gmn prosesny mba? Seru ga? Aku tggu deh ceritanya..

    • Sonia Atika Juni 25, 2011 pada 8:54 am #

      iya, ni nun.. hehe.. fastabiqul khairat..
      alhamdulillah kabar sehat…. adaptasi disini? iya, mau tak tulis di blog ntar kalo sempet.. seru..🙂

  2. Citra W. Hapsari Juni 7, 2011 pada 1:23 am #

    hihi,sukses ga mb,…mau daftar dun:mrgreen:

    • Sonia Atika Juni 25, 2011 pada 8:55 am #

      sukses, dek.. alhamdulillah…..:mrgreen: mau? syaratnya lulus duluu… hehehe😀

  3. Tsaaqif Juni 15, 2011 pada 2:41 pm #

    hmmm….. Identitasnya masih terliat tuh.. lain kali disembunyikan y…hihihi.. gak sekalian yg satunya di tulis juga…

    • Sonia Atika Juni 25, 2011 pada 8:58 am #

      sengaja… wkwkwkwk…. yg satunya pengennya juga tak tulis, tapi lebih seru kalian.. hehehe

  4. ucixholic Juli 19, 2011 pada 6:14 pm #

    Ohohoho … aq ndaftar Son, *gyahahahhahaha

    Nice article😀

    • Sonia Atika Juli 27, 2011 pada 6:02 pm #

      gelem, Cix? serahkan proposalmu ke emailku ya… hahahahaha😆

  5. TT Juli 24, 2013 pada 1:34 am #

    Mantappbs. . .
    Makasih ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: