Dapur

19 Jul

Cuma ilustrasi🙂

Ibu rumah tangga, dan dapur.

Dua hal yang berkaitan erat, saya pikir. Kenapa? karena apalah arti seorang housewife, jika setiap hari beli makanan di luar?:mrgreen: logis, kan?

Kalau ada yang pernah menonton serial barat ‘Desperate Housewife‘, yang konflik pembuat ‘desperate‘ nya hanya berputar masalah pria, selingkuh, cerai, dan sejenisnya. Bagi saya, kenapa tidak ada yang mengangkat masalah ‘dapur’? hehe…

Tapi urusan dapur ini menarik, kok. Desperate mungkin sedikit, kalau idealisme kita mengatakan setiap hari menu makanan itu harus berbeda-beda dan bervariasi, dan enak, dan suami suka. Tapi realitanya (ah, sudah jadi ibu-ibu tetap terbentur idealita dan realita), realitanya bahan makanan menipis. Sedangkan di Jeddah ini tidak seperti di Indonesia sana.

Di Indonesia, setiap pagi, sebelum memasak, kita bisa ke pasar, atau ke warung, ngobrol dengan ibu-ibu, membicarakan harga sayur, menu makanan, basa basi tentang anaknya yang sedang sekolah, ngrumpiin tetangga… (ups, ga boleh ya?) sambil belanja, tentunya..

Disini semua itu cuma mimpi. Belanja harus sekalian untuk 2 minggu atau sebulan, itupun harus naik taksi ke tempat jauh. Ke Mall, atau toko Indonesia yang lengkap. Kalau butuh bawang putih atau bawang merah, dan bahan-bahan umum nitip suami yang pulang kerja. Yap, disini memang tidak biasa wanita keluar sendirian. Berbeda, memang.

Alhasil, kalau bahan makanan menipis, membuka kulkas adanya wortel, kubis ayam, bawang merah bawang putih, garam, cabe.. Padahal bisa belanja lagi seminggu lagi. Mau tidak mau otak harus diperas. Memadukan bahan-bahan terbatas tadi menjadi sayur yang berbeda-beda. Mirip lah, seperti mengkombinasikan rumus Fisika supaya bisa ketemu jawabannya. Diketahui, ditanya, jawab… (hehe..tetepp…. :mrgreen:)

Akibatnya, setiap pagi mau memasak, merenung di depan kulkas, berpikir, menganalisa, membayangkan ini kalo dicampur ini, jadi begini,, bla..bla..bla..

dan.. eksekusi. Tapi, selalu enak kok. Alhamdulillah… hehehe…:mrgreen:

dari situ saya memahami ternyata masakan itu bumbunya sama semua. Ya bawang merah, bawang putih, cabe, garam. Mereka tim inti. Yang membuat beda adalah cara memasak, bumbu pelengkap, dan isinya. Mudah, ya ternyata? hahahaha…😀

Jadi kalau ada cerita lucu teman, pengantin baru, yang awalnya ingin memasakkan Soto ke suaminya, tapi setelah diincipi, rasanya kok Soto bukan, Sop bukan, sayur asem juga bukan, akhirnya bikin telur ceplok deh. Qiqiqiqi.. lucu sekali..

Yah, walaupun disini memang terbatas bumbu dapurnya, tapi masih bisa mirip-mirip kok dengan masakan Indonesia. Kecuali saya belum bisa memasak Soto. Hiks, soto kan bumbu nya khas Indonesia semua..

Well, actually, I love my kitchen… dan memasak itu intinya yakin, kok. Gunakan insting, dan tidak grogi. harus Yakin!!!

Happy cooking for all..:mrgreen:

6 Tanggapan to “Dapur”

  1. nunik Juli 20, 2011 pada 3:59 am #

    mba son itu foto dapurnya?? waa enak banget.. mau main ke rumah mba son dungggg -;-‘

    • Sonia Atika Juli 27, 2011 pada 5:44 pm #

      bukan,, kan uda ada tulisan ‘cuma ilustrasi..:mrgreen:
      tapi yaa mirip2 gitu laa.. wastafel, kulkas, kompor gas, rak piring.. hehe
      ayooo maiin nuuun,.. ntar masak2 bareng🙂

  2. mulki Juli 23, 2011 pada 3:07 am #

    iiiihhh,,, ga percaya itu dapurnyaaaa😦
    aku juga punya dapur sendiri lohhh sekarang…
    hanya saja blm punya kulkas buat nyimpen macam2.. tapi alhamdulillah belanjanya deket :p

    • Sonia Atika Juli 27, 2011 pada 5:51 pm #

      ahaha,, ini mulki meragukan dapur mb son yg cantik ni. .
      cieeeeh,,, udah mulai latihan jadi ibu2 nih yeeee……
      alhamdulillah kalo gitu mul..
      disini kalo ga da kulkas, ga bisa makan daging.. kecuali beli mateng

      pernah kejadian, uda belanja sebulan, kulkas ga bisa dipake.. huwaaaa..mubadziiir banyak yg tidak terselamatkan.. hiks… sedih inget2 ituu…😦

  3. citra w. hapsari Juli 29, 2011 pada 11:23 pm #

    yuuuukkkk,..maknyuuusssss:mrgreen:
    ehem2,…itulah ibu rumah tangga😛

    • Sonia Atika Agustus 24, 2011 pada 11:31 pm #

      betul3x… ibu rumah tangga bergelar sarjana..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: