Waktu yang tak berulang..

25 Apr

Sekitar sepekan yang lalu saya baru mengetahui bahwa putri kecil saya mulai tumbuh gigi. Suprise rasanya. Wah.. bayi mungilku sudah besar. Berlebihan sih, untuk mengatakan bahwa dia sudah besar.
Tapi rasanya tetap benar-benar takjub.
Bulan ini memang Haniya sudah saya perkenalkan dengan makanan, karena usianya sudah menginjak 6 bulan. Kombinasi antara MPASI (Makanan Penunjang ASI) dan BLW (Baby Led Weaning). Walaupun Haniya belum sanggup untuk duduk sendiri, tapi saya tetap mengusahakan untuk BLW. Saya pikir, daripada dia mengigiti sembarang benda, lebih baik buah-buahan saja. Begitu.
Bukan cuma gigi yang tumbuh, tapi Haniya juga mulai mengangkat pantatnya ketika tengkurap. Artinya dia mulai belajar untuk merangkak dan duduk..
Waw..
Mengamati sejak dia mulai miring, kemudian tengkurap, guling-guling, lalu sekarang mulai akan merangkak semuanya alami..
Bayi sebenarnya tahu kapan dia harus melalui semua tahap itu. Saya yakin itu.
Saya melihatnya ketika Haniya mulai menaruh-naruh kepalanya ke sisi samping tubuhnya saat dia tengkurap. Saya pikir “Ini anak ngapain.. apa mau merasakan kerasnya lantai atau karpet?”
Dan dia terus mengulanginya.
Beberapa kali mencoba, tangan mulai dia angkat, lalu kakinya mendorong hingga tubuhnya berbalik. Hap. Dari posisi tengkurap sukses balik menjadi telentang.
Alami! ya.. Subhanallah.
Sempat dulu saya mengira bahwa bayi belajar seperti kita, melihat, atau memahami teori dulu, baru praktek. Tapi dengan melihat Haniya, saya paham, itu namanya insting.
Jadi, ibu-ibu, jangan khawatir kalau melihat umur sekian bayi kita belum ini atau itu.. Sebab artinya memang dia belum ingin. Dan belum saatnya. Tetap saja beri perhatian yang cukup, suasana lingukungan yang ceria, motivasi, serta reward setiap berhasil melakukan sesuatu. Dia pasti akan berlatih dengan instingnya.. benar-benar Maha Besar Allah dengan segala ciptaanNya..

Dan masa-masa ini, tidak akan pernah bisa kita ulang. Saat ini mungkin Haniya baru bisa mengoceh “Abbuw wa..wa..wa..” tapi suatu saat dia bisa berbeda pendapat dengan kita tentang hidup.

Saat ini dia baru berlatih untuk merangkak, suatu hari nanti dia akan menjelajah dunia dengan pasangan hidupnya, teman-temannya..

Saat ini dia hanya bisa tertawa dengan hiburan yang kita beri, tapi nanti dia mungkin akan membuat kita menangis terharu karena prestasi-prestasinya..

Singkatnya menjadi orang tua. Semoga waktu yang sempit ini bisa kita manfaatkan sebaik mungkin. Anak adalah investasi akhirat. Amanah Allah yang nantinya akan dimintai pertanggung jawaban.
bantu kami Ya Rabb, menjaga Haniya dan adik-adiknya kelak.. aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: