Belajar dari Film Doraemon

24 Jun

Film pendek dari Doraemon. The Memories of Grandmother.

Berkali-kali saya menontonnya tidak juga bosan. Full of meaning..

Film pendek durasi 23 menitan ini bercerita tentang Nobita yang ingin kembali ke masa lalu. Nobita menemukan boneka kesayangannya, hadiah dari neneknya. Dan tiba-tiba Nobita rindu, ingin bertemu lagi dengan neneknya yang sudah meninggal.

Disitulah cerita dimulai.

Kembali ke masa lalu, saat Neneknya masih hidup, Nobita malah terkejut.

Ternyata Nobita kecil pernah memarahi Neneknya karena hal sepele. Nobita besar menyesal kenapa saat itu tega memarahi Neneknya hanya karena Nenek tidak bisa menunjukkan Kembang Api, yang hanya ada di musim panas, sedang saat itu musim gugur..

Hmm..

Nobita enak, dia punya mesin waktu. Saat merindukan seseorang, dia tinggal masuk laci lalu berjumpa dengan orang itu.

Kita? this is reality, brow..

Mana bisa kita punya laci yang bisa membawa kita ke masa lalu? Yang bisa kita lakukan hanyalah memendam rindu itu dalam hati. Mengingat memori-memorinya, atau melihat dokumentasinya.

Kenapa kita tidak berpikiran, someday.. orang-orang yang ada di dekat kita juga akan kita rindukan? Seperti Nobita merindukan neneknya.

Orang-orang di dekat kita akan pergi, entah karena usia atau jarak. Entah masih bisa melihatnya lagi atau tidak sama sekali..

Nobita masa depan, saat bertemu lagi dengan Nenek yang dirindukannya..  (sumber)

Nobita masa depan, saat bertemu lagi dengan Nenek yang dirindukannya..
(sumber)

Saat kehadirannya sekarang, nikmatilah..

Saat keberadaannya disampingmu sekarang, hargailah..

Karena kita tidak punya mesin waktu..

Yang kita punyai sekarang adalah kesempatan yang masih Allah berikan..

Gunakanlah, tanpa menyisakan sedikitpun penyesalan di kemudian hari..

Hingga nantinya kita tidak akan mengatakan kalimat

If only I could turn back the time..

5 Tanggapan to “Belajar dari Film Doraemon”

  1. Iwan Yuliyanto Juni 24, 2013 pada 6:28 am #

    Betul, manfaatkan kesempatan yang masih Allah berikan, sebelum datang rasa penyesalan.

    Jadi penasaran lihat film-nya, nyari di Youtube… Alhamdulillah, dapat🙂
    Terimakasih sharingnya, mbak Sonia.

  2. sayafirda Juni 24, 2013 pada 1:18 pm #

    Betul banget ini .

  3. novsabatini Juni 28, 2013 pada 1:31 am #

    Reblogged this on Novsabatini's Blog and commented:
    duh.. sudah berapa orang saja yang saya sakiti hatinya dan terpisahkan sebelum sempat saya minta maaf kepadanya..?
    sudah berapa kali saja saya menyakiti ayah, ibu, nenek, adik, teman, dan orang-orang terdekat saya..?
    semoga masih diberikan banyak kesempatan untuk berada di dekat mereka, untuk meminta ampun atas dosa-dosa, dan untuk menyenangkan mereka di hari-hari selanjutnya..
    *berkaca*

  4. myra anastasia Juli 3, 2013 pada 3:34 am #

    sy jd kangen masa lalu, nih, wkt masih py kakek-nenek

  5. noridha Oktober 4, 2013 pada 12:09 am #

    aku juga suka mb, tapi emang aku suka semua film doraemon deng, tema2nya menyentuh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: