Pilihan antara Istri Bekerja atau Istri di Rumah Mendidik Anak

7 Sep

Kontroversi yang tak berkesudahan.. hehe..
Tapi artikel ini semoga bisa memberi ‘titik tengah’..🙂

Bidpuan Hijaz

Ups.. Ups..

Salah satu tema perdebatan panjang terkait dunia keluarga adalah pilihan antara apakah istri harus di rumah saja mendidik anak atau boleh bekerja di luar ikut mencari penghasilan bersama suami. 

Baru saja saya mendapat gambar-narasi yang menunjukkan sepenggal percakapan. Dari isinya saya coba untuk menerjemahkan ke dalam realitas sosial rumah tangga dan juga mengambil hikmah :

1. Setiap rumah tangga memiliki persoalan masing-masing, beberapa persoalan rumah tangga yang umum dan kerap terjadi terkait peran istri adalah;

a. Persoalan ekonomi

Banyak rumah tangga yang merasa berkekurangan mencukupi kebutuhan sehari hari kalau hanya suami saja yang mencari nafkah. Jadi memang mau tidak mau, suka tidak suka istri harus ikut bekerja membantu sang suami.

b. Aktualisasi istri.

Banyak istri yang lulus dari sekolah/perguruan tinggi butuh aktualiasasi. Mindset yang lahir dari contoh percakapan di bawa adalah “Gue lulusan Perguruan Tinggi (UI/ITB), masa cuman di rumah aja ngurus anak”, maka persepsi “beban sosial…

Lihat pos aslinya 628 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: