Tag Archives: ramadhan

Sekedar Puasa?

10 Agu

Apa yang anda lakukan jika mendapati sebuah toko mengadakan diskon besar-besaran? Obral berlipat lebih murah dari harga semula? anda pasti akan menyerbunya, bukan?

Itulah perumpamaan bulan Ramadhan. Yang biasanya ibadah bernilai 10 derajat pahala, dilipatkan menjadi 10 kali lipat (artinya sekali ibadah di bulan ini, sama dengan 10 kali ibadah yang sama di bulan lain).

Hmm.. menggiurkan! apalagi iming-iming DoorPrize Lailatul Qadar, yang jika kita mendapatkannya, pahalanya sama dengan ibadah 1000 bulan!! berapa tahun itu? 1000 dibagi 12 = 83 tahun!! , hanya dengan satu malam, euy.. subhanallah.. Siapa yang tidak kepengen, ya?

Saya sejenak berpikir, kalau Ramadhan adalah bulan untuk melipatkan pahala, kenapa Allah tidak menyediakan juga bulan melipatkan dosa? maka saya pun menyadari, Allah Maha Pengasih. Kasih sayang dan CintaNya tidak akan habis, meski seluruh makhluk memintanya. Sungguh, ini adalah salah satu bukti cinta Allah pada manusia.

Maka sia-sia sekali manusia yang tidak mengetahui ini.

Ramadhan hakikatnya bukan hanya sekedar berlapar-lapar dahaga. There are more wonderful things that only can be realized by a thinking people. Hanya orang-orang yang berpikir yang menyadarinya. Bahwa Ramadhan bukan menahan haus dan lapar, kawan!!

Merasa banyak dosa? minta ampunlah!!

Merasa banyak harapan dan cita-cita? berdoalah!!

Merasa kurang beruntung? Berpuasalah!! dan rasakan penderitaan orang-orang yang tidak lebih beruntung darimu!

Merasa sendirian? Sholat berjama’ahlah di masjid, rasakan betapa banyak saudaramu!!

Merasa miskin? bersedekahlah..!!

Di bulan ini Allah akan memberimu LEBIH!

Sebab yang sedang memberi janji padamu bukan seorang caleg yang butuh dukungan, atau capres yang ingin berkuasa. Tapi Allah, yang Maha Memiliki Segalanya, yang janjiNya adalah keniscayaan.

Barang siapa berpuasa pada bulan Ramadhan dan mengetahui batas-batasnya dan ia menjaga diri dari segala apa yang patut dijaga, dihapuskanlah dosa yang sebelumnya.(HR. Ahmad dan Baihaqi)

Jadi, tetap ingin hanya ‘Sekedar Puasa’?

*Ditulis di tengah malam menjelang 1 Ramadhan 1431 H

Iklan

Di Penghujung Ramadhan

30 Sep

Ramadhan berlalu. Meninggalkan sebuah rasa yang tidak mungkin akan terlupakan dari seluruh umat muslim sedunia. Sejuk itu, kenyamanan itu hanya bagi mereka yang benar benar meresapi tiap makna dari Ramadhan kemarin.

Saatnya sekarang, lembaran baru dimulai. Mau menghias seperti apakah hari-hari kita esok sampai ramadhan kembali menjelang? itu pilihan. Barangkali ada yang akan larut kembali dengan kenikmatan dunia beserta pernak perniknya. Larut kembali dengan rutinitas yang sama sekali tidak bermanfaat. Hanya sekedar memenuhi kebutuhan sesaat. Kuliah, ngeceng, jalan-jalan ke mall, main game, nggodain lawan jenis, pacaran.. tidak bermanfaat.

Sedang nanti ketika dijumpakan dengan Ramadhan kembali, yang terucap hanyalah “Kok cepet banget ya, rasanya baru kemaren lebarannya..”

Padahal justru bumi ini, malah didominasi oleh orang yang seperti itu. Percaya atau tidak…

Hanya sedikit yang memaknainya sebagai sebuah lahan subur penuh pahala, setiap aktifitas positifnya dijanjikan surga. Hingga mengisi waktu menunggu Ramadhan dengan aktifitas yang tetap mengejar pahala. Dengan harapan, saat dijumpakan dengan Ramadhan kembali, yang terucap “Akhirnya, yang ditunggu datang juga. Rasanya lama ya..” Subhanallah.

Saya pasti rindu Ramadhan…

%d blogger menyukai ini: